UGM Kampus Paling Kotor di Indonesia

logo-ugm

UGM alias Universitas Gadjah Mada. Terkenal sebagai salah satu universitas favorit di Indonesia. Puluhan ribu anak bangsa berebut tiap tahunnya untuk masuk ke sini. Jurusan-jurusan favorit macam Pendidikan Dokter, Teknik Nuklir, Kehutanan, dan lain-lain, ramai dilamar oleh ribuan orang dan menyisihkan ribuan orang juga.

Baru-baru ini, UGM mendadak tekenal karena ada berita bahwa lingkungannya sangat kotor. Sampah menumpuk dimana-mana. Sampah tak ditempatkan di tempat yang seharusnya. Sampah di Fakultas Kedokteran(FK) misalnya. Sampah ditempatkan di samping Lab Anatomi, benar-benar persis. Dari sumber yang didapat, kejadian itu sudah berjalan sekitar 2-3 tahun. Artinya, sudah lama sekali.

Tak hanya di FK, hal serupa juga terjadi Fakultas Teknik (FT). Contohnya di Departemen Teknik Kimia. Sampah atau limbah bahan kimia sudah lama dibiarkan begitu saja tak terurus. Bau bahan kimia menyengat begitu mendekati gedung departemen yang katanya sudah mendapat akreditasi internasional itu. Menyeberang sedikit, ada tumpukan sampah juga di samping Lab Pantai milik Departemen Teknik Sipil. Bahkan, semua sampah di FT diakumulasi di situ dan biasanya baru diangkut keluar setiap seminggu sekali. Hal ini tentu mengganggu kehidupan kampus.

Jalan Kaliurang pun juga menjadi korban. Jalan yang memisahkan UGM sayap barat dan timur ini menjadi tempat bercecerannya sampah, baik plastik, sayuran, dan lain-lain. Banyak mahasiswa yang jajan sembarangan lalu membuang sampah di trotoarnya. Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) menjadi fakultas yang menyumbang sampah terbanyak di pinggiran Jalan Kaliurang. FKG berada tepat di samping Jalan Kaliurang yang membuat begitu banyak sampah tercecer di pinggirnya.

Terakhir, kabar datang dari Lapangan Pancasila UGM. Lapangan Pancasila menjadi salah satu tempat terkotor di UGM. Betapa tidak, banyak kegiatan mahasiswa disana yang menimbulkan banyak sampah juga. Mahasiswa yang serng bermain bola disana menjadi penyumbang sampah terbanyak dengan jenis sampah plastik. Lalu, sisa-sisa bahan bangunan banyak yang berserakan di sekitar Lapangan Pancasila.

Maka dari itu, kami berharap pihak UGM bisa mengawasi dan mengatasi permasalahan ini. Kami ingin image UGM tidak terkotori oleh hal-hal semacam ini. Jika tidak segera diperbaiki, tidak memungkinkan peringkat UGM akan merosot dan disalip kampus-kampus lain. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kampus-kampus lain di tahun 2017 ini.

“”””

Ditulis oleh : Markesot (Januari 2017)

Setelah ditelusuri oleh para netizen, Markesot ternyata adalah mahasiswa University of Malaya, Malaysia, yang berasal dari Makassar. Dia tidak pernah ke Jogja. Ternyata, Markesot mendapat info dari para haters atau pemecah belah  dari dalam maupun luar UGM, entah siapa dia, yang selalu memberitakan UGM selalu buruk dan bermasalah. Setelah beberapa netizen menghubungi anak-anak UGM dari Fakultas-Fakultas di atas langsung, mereka sangat kaget. Apa yang disampaikan Markesot sangat subjektif dan tidak sesuai kenyataan….

Hikmahnya, jangan terlalu percaya apa yang ada di internet, apapun itu. Periksalah langsung ke orang yang bersangkutan, bukan lewat media-media. Wkwkwk, ojo serius-serius. VIVA UGM !!!

Dari,

Alumni Yang Mencintaimu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s