Tips Bikin Surat Perusahaan (CV, PT, dkk)

Ini adalah sambungan postingan beberapa waktu lalu tentang membuat surat perusahaan seperti CV, PT, dan lain-lain. Maka disini saya akan bagi pengalaman mengenai beberapa hal yang saya alami selama membuat surat-surat perusahaan. Karena saya bikinnya CV, mungkin ini pas buat kamu yang mau bikin CV. Tapi, misal pengen bikin selain juga kurang lebih sama, cuma bedanya di biaya dan syarat-syarat tertentu saja.

Ada beberapa hal baru yang saya dapatkan beberapa waktu lalu. Ada yang menyenangkan sampai membingungkan. Berikut beberapa pengalaman saya:

What would you do if you won the lottery?

a. Akta Notaris Lama Banget Jadinya karena Syarat Kurang 1

Akta notaris CV saya baru jadi sekitar 1 bulan semenjak mengumpulkan persyaratan untuk membuat surat CV. Hal ini karena saya belum dapat KTP pemilik tanah. Jadi gini ceritanya. Rumah teman saya yang saya jadiin kantor CV itu kan ada surat tanah. Nah, surat tanah itu masih pakai pemilik lama. Pemilik lama itu gak mau ngasih fotokopi atau foto KTP nya dengan alasan tertentu. Teman saya sebagai pemilik baru rumah pun mencoba untuk dibalik nama surat tanahnya, alias diganti nama pemiliknya dengan nama bapaknya. Padahal untuk balik nama juga butuh KTP pemilik lama. Ribet kan?

Setelah pemilik lama dan baru nego sekian minggu, muncullah KTP pemilik lama dengan difoto. Saya yang nunggu hampir sebulan lega banget setelah dikatung-katung selama ini. Padahal proyek-proyek menunggu di depan. Jadi, kamu yang mau bikin syaratnya tolong dilengkapi bener-beneer, terutama kalau berkaitan dengan pemilik lama surat tanah atau rumah.

b. Tanda Tangan Warga Sekitar

Disini adalah titik penting dalam pembuatan surat-surat usaha kamu. Kamu harus bisa meyakinkan tetangga kamu kalo kamu akan bikin usaha di tempat yang kamu bikin. Kamu harus dapat tanda tangan tetangga kanan, kiri, depan, dan belakang tempat usaha. Kemampuan sosialmu benar-benar ilatih disini. Jangan sampai warga gak setuju cuma gara-gara kamu kurang sopan kepada tetanggamu. Nanti biasanya kamu dapat nasihat dari warga sekitar yang kamu mintain tanda tangan supaya kamu juga ikut menjaga ketertiban dan kebersihan kompleks.

c. Hati-Hati dengan RT, RW, Lurah, sampai Camat yang Nakal

Disini adalah hal yang mungkin rahasia umum, tapi belum banyak tahu. Hal ini tidak menggeneralisir semua yang menjabat dengan jabatan-jabatan di atas. Hal ini cuma terjadi beberapa orang, tidak semua. Namun, alangkah baiknya kalau kita mengetahuinya supaya bisa mengantisipasinya.

Intinya, kamu harus hati-hati kalau kamu nemu orang yang nakal kayak gitu, alias minta uang ke kamu biar kamu dapat tanda tangannya. Pengalaman teman saya ada yang mau bikin surat perusahaan juga, RW nya minta uang 5 juta supaya dapat tanda tanggannya. Lalu, ada beberapa teman yang bercerita serupa sebelum saya minta tanda tangan ke RT RW saya setempat. Alhamdulillah, RT RW saya baik-baik, gak perlu bayar pungli di atas. Malah dikasih masukan gimana biar usaha saya ini lancar dan sebagainya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s