Ikut Komunitas Pengusaha, Gimana Tuh Kak?

Hari Sabtu kemarin saya diundang sebagai pembicara seminar wirausaha di Solo, tepatnya di UNS Solo. Menariknya, cukup banyak peserta yang ikut seminar. Saya juga antuasias dalam mengisi seminar. Luar biasa bis bertemu dengan teman-teman di Solo kemarin. Saya juga masih butuh banyak sekali belajar wirausaha.

Selesai seminar, terjadi perbincangan menarik antara saya, Mas Miftah, dan Ibnu, seorang peserta seminar. Kami  bertiga berdiskusi tentang gimana memulai bisnis sampai gimana kalau kita ikut forum atau komunitas pengusaha gitu. Untuk poin pertama, rasanya beres dalam sekejap pembicaraan kami. Namun untuk poin kedua, baru terasa cukup lama. Dalam hal ini, pendapat saya dan Mas Miftah agak berbeda dengan Ibnu.

Inti dari pembicaraan itu, Ibnu ingin tahu gimana cara kami berdua memulai usaha yang kami rintis sejak kuliah. Lalu, ia juga menanyakan langsung apa ikut forum Pengus*aha Kam*** di sosial media seperti dirinya. Saya jawab iya, tapi saya hanya mengamati, belum pernah ikut kopdar atau kumpul. Ibnu ternyata ikut forum tersebut yang regional Solo, dan katanya ia sering berdisksusi tentang bisnis di forum tersebut.

Ibnu intinya meminta pendapat kami tentang keikutsertaan dia di forum tersebut dan hubungannya dengan prospek wirausahanya nanti. Terjadi perbincang kurang lebig begini: Saya (H), Mas Miftah (M), dan Ibnu (I)

I : Saya udah ikut regional Solo, Mas. Sering gitu diskusi tentang bisnis. Mas gak ikut?
M : Wah aku malah baru tahu ada forum gitu. Kalau menurutku ya bagus sih forumnya.
H : Saya ikut yang Jogja sih. Tapi saya belum pernah ikut kumpul forumnya walau sering
I : Ikut aja Mas. Saya sering kok diskusi masalah bisnis soalnya saya lagi nyari partner bisnis juga yang pas untuk bisnis saya. Jadi bisa saling tukar pikiran.
M : Wah, kalau gitu kelamaan, Mas. Langsung sendiri aja, Mas. Kalau nyari partner cocok dulu, bisa lama
I : (Agak terdiam, sepertinya ia agak kaget dengan jawaban Mas Miftah) Gitu ya Mas? Soalnya disana banyak bange diskusinya dan ide saya bisa bisa saya share kesana
H : Wah, bagus sih diskusi Mas. Cuma kalau bisa, ya eksekusi langsung aja idenya. Jangan kelamaan
I : Say alagi nyari partner Mas. Belum nemu yang cocok. Kadang udah cocok, tapi malah mundur besoknya. Itu yang saya bingung tadi mas tentang nyari parner.
M : Kalau bisa, sendirian dulu aja. Dijalani aja sendiri, soalnya nanti yang tahu masalah bisnis itu kamu sendiri. Jangan nunggu partner cocok dulu baru bisnis.
H : Forum itu bagus kok. Cuma, kita juga harus tetap jalan sendiri bisnisnya. Forum gitu cuma buat sharing aja, sekalian promosi. Kalau mau start up bisnis, ya lakuin sendiri aja. Percuma banyak diskusi bisnis tapi ga pernah dilakuin, Mas. Hehe.. (sambil senyum)
I : Tapi kalau ga diskusi dulu takut rugi gimana gitu Mas
M : Udah, Mas. Pokoknya mulai aja usahanya. Nanti kan bakal keras sendiri gimana rugi dan untung itu. Jangan kelamaan. Forum pengusaha akan cocok sama kita kalau bisnis kita juga jalan. Selama bisnis kita belum jalan, diskusi terus di sosmed tentang bisnis ya kurang bagus. Langsung aja
I : (Mulai manggut-manggut). Gitu ya Mas…

Forum Komunitas Pengusaha itu bagus, tapi lebih bagus kalau kita menjalankan bisnis kita dahulu. Selama binsis belum jalan, tentu diskusi panjang di sosmed tentang itu tentu sia-sia.

Ada pendapat lain?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s