Cara Mudah Memulai Bisnis

Memulai bisnis bisa dibilang sulit, namun sebenarnya mudah. Kesulitan utama dalam meulai bisnis adalah pikiran kita yang selalu mengarahkan kita kepada kegagalan. Pikiran kita terlalu memikirkan resiko-resiko yang sebenarnya belum kita hadapi. Layaknya anak kecil ayng belajar naik sepeda. Ia tak akan pernah bisa naik sepeda jika ia tak pernah mencoba. Jika ia takut jatuh, sampai dewasa pun ia takkan pernah bisa naik sepeda.

Begitu pula bisnis. Memang resiko pasti ada, bahkan resiko selalu menjadi teman dalam berbisnis. Namun, yang kita perlu pikirkan adlaah bagaimana sikap kita terhadpa resiko tersebut. Jangan terlalu mudah menganggap resiko itu sebagai sebuah batu sandungan. Jadikan ia menjaid batu loncatanmu untuk memulai bisnismu.

Mungkin kita selalu berpikir bagaimana kalau bisnis kita gagal. Ya, sebenarnya wajar kalau kita memikirkan ini. Tapi, terlalu lama memikirkan ini tidak akan menyelesaikan masalah. Pikirkan resikonya, hadapi resikonya. Smekain lama kita memikirkan resiko, resiko itu akan semakin menghantui kita yang membuat kita tidak memulai bisnis kita. Bayangkan saja bila bisnis kita berhasil, kenyamanan dan kesejahteraan di baliknya. Jadikan ia sebagai modal utamamu.

Berikut ini adalah tips agar kamu lebih mudah memulai bisnismu sesuai passionmu, diantaranya:

  1. Mulai dari Hal Yang Kamu Senangi

Jadikan hobi atau hal-hal yang kamu senangi menjadi menjadi bisnis awalmu. Misal kamu hobi masak, jadikan hobimu itu menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan. Amati pasar, amati konsumen. Mereka bisa jadi akan ketagihan masakanmu.

2. Mulai dari Yang Paling Gampang

Mulailah bisnismu dari yang paling mudah dilakukan sekarang. Ya, sekarang, bukan nanti, besok, atau tahun depan. Pastikan kamu segera melangkah ke langkah pertamamu. Jika kesuksesanmu harus ditempuh dengan seribu langkah, maka melangkahlah selangkah demi selangkah. Langkah pertama adalah langkah paling mudah untuk memulai perjalananmu.

Misal, kamu seorang mahasiswa yang ingin IPK tetap bagus, tapi juga pengen punya penghasilan sendiri, maka kamu harus bisa atur waktu. Miliki bisnis yang paling gampang yang dilakukan seorang mahasiswa, misal nitip jualan kue di kantin atau bikin kaos panitia acara kampus ke penjahit-penjahit. Sungguh mudah kan memulainya?

3. Mulai dari Sekarang

Memulai harus segera. Jangan lama-lama. Tidak ada batasna waktu sebenarnya untuk merencanakan bisnis. Namun, terlalu lama membuat rencana biasanya membuat resiko bisnis yang akan dihadapi seakan menjadi penghalang untuk segera memulai. Mulailah, dan segera hadapi. Resiko tidak untuk dihindari, tapi untuk dihadapi. Semakin cepat kamu menghadapi resiko, semakin cepat pula kamu tahu cara menangani resiko.

Misal kamu punya bisnis konveksi baju. Resiko yang dihadapi banyak, misal desain tidak sesuai, jahitan tidak bagus, dan lain-lain. Jika kita terus berkutat pada hal-hal ini, kamu takkan pernah memulainya. Mulailah dari sekarang, hadapi resikonya. Ketika kamu menemui masalah misal jahitan kurang rapi, kamu dengan sendirinya akan mencari tahu solusinya. Dari situ, kamu bisa belajar untuk menghindari hal sama di masa depan. Tanpa segera memulai, kamu akan semakin lama untuk tahu menangani suatu masalah dalam bisnismu.

So, mulai bisnismu dari yang paling kamu senangi, paling gampang, dan yang pasti, dari sekarang. Bayangkan saja kalau kamu bisa punya uang sendiri, enak kan? Jangan lama-lama bayangkan kalau kamu bangkrut. Yakinlah, bangkrut adalah pelajaran paling berharga dalam sebuah bisnis, karena bisnis yang sukses adalah bisnis yang pernah  bangkrut.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s