Sajak Petang

Hari ini aku mengerti sesuatu
Aku bukanlah siapa-siapa dibanding dirimu
Fakir asmara, begitu orang menyebut namaku
Indah nian panggilan namaku itu
Di balik itu, aku menyimpan harapan terbesarku
Hening malam ini membuatku sadar akan sesuatu
Allah lah Sang Maha Memiliki Rencana, bukankah begitu?
Dimanakah dirimu? Ah entah, mana ku tahu tentang dirimu
Walau begitu, aku tetap ingin bertemu denganmu
Ingin sekali hati ini memiliki
Pertanyaannya, apa yang menginginkan dirimu hanya aku?
Untuk hal ini, aku tak yakin. Benar benar tak yakin
Tak yakin jika aku lah seorang diri yang menginginkanmu
Rabbi, aku yakin banyak sekali pesaingku
Ilahi, padamu aku berserah diri, memasrahkan segala urusan
Aku yakin, rezeki takkan tertukar walau sebutir nasi pun
Rintik hujan pun tak pernah salah memasuki wilayah yang Kau takdirkan
Ibarat hujan, begitu pula hati ini, ingin memasuki hatinya, Ya Rabb
Sepatah kata pun belum aku lontarkan padanya, sedikit pun belum
Tapi, semoga namanya dalam doaku menggetarkan hatinya suatu saat
Inilah usaha terbaikku, Rabbi
Entah kapan ini akan terjawab, Engkau Maha Tahu
Namamu, hanya Allah yang Maha Tahu …

 

Pogung Baru, Malam Selasa..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s