Cara Memulai Bisnis Pemula

Bisnis? Siapa yang terjun dalam dunia bisnis mau tidak mau harus mencurahkan segala perhatian dan tenaganya dalam bisnis, apalagi saat masih pemula. Kok gitu? Lha iya toh. Dimana-mana, pemula itu awalnya harus bekerja keras sekali agar dapat jadi lebih baik kemudian hari. Sama dengan itu, jika kamu ingin sukses berbisnis, maka fokuslah.

“Jika kamu masih takut berbisnis, yakinlah, kamu masih normal”

Quote di atas saya ambil dari sebuah seminar alumni di kampus saat mereka ada reuni di kampus. Para senior bercerita tentang pengalaman hidupnya yang bekerja di bidang teknik, ekonomi, hingga wirausaha. Quote di atas saya ambil ketika ikut ke sesi sharing alumni yang menjelma jadi pengusaha besar sekarang.

Berbisnis itu artinya kamu meninggalkan zona nyaman. Sebaliknya, bekerja sebagai profesional di suatu perusahaan atau instansi adalah memasuki zona nyaman. Ketika bekerja, gaji kamu pasti sudah ditetapkan oleh perusahaan. Kamu yang udha kerja pasti mengalami “momen gabut” saat kerja awal-awal. Kamu mengira kalau kerja di sebuah perusahaan akan sibuk banget. Nyatanya, kamu malah sering duduk-duduk aja, main HP di ruang AC, kadang sampai bengong karena kerjaan di kantor ada ayng bantu ngurusin. Ini pengalaman pribadi teman-teman saya yang jadi profesional di berbagai perusahaan lho, bukan karangan saya heehe. Bukan 1-2 orang, banyak banget. Benar-benar zona nyaman pokoknya.

Bandingkan dengan kamu saat berbisnis. Saat temanmu istirahat jam kerja, mungkin kamu yang masih dalam tahap pemula dalam berbisnis harus pontang-panting panas-panasan ngangkat alat ini itu di unit usahamu. Saat pagi temanmu masih tidur, kamu sudah harus bangun untuk memasak misalnya bagi kamu yang bisnis kuliner. Saat teman-temanmu enak sekali menikmati akses wifi kantor di ruang AC, kamu di luar sana harus jungkir balik ngangkat kursi-meja sana-sini.

Biar gak tambah takut berbisnis, ini dia cara bagi kamu yang memulai usaha dari nol

  1. Fokus

Fokuslah pada bidang yang kamu tekuni. Jadikan kamu menjadi salah satu ahli dalam bidang tertentu. Misal kamu pengusaha soto ayam, maka fokuslah dalam masalah soto ayam, jangan fokus pada yang lain. Buat soto ayammu itu yang terbaik dibanding yang lain

2. Jadilah Beda

Kata seorang pebisnis ulung, kalau produkmu adalah yang pertama, kamu pasti menang. Tapi, jika produkmu sudah ada yang bikin, maka, berbedalah. Perbedaan menjadi salah satu daya tarik bagi para konsumen untuk memakai produk anda. Analoginya adalah ada banyak sapi di padang rumput. Seorang penggembala mencari sapinya dari kejauhan. Sapinya berkulit putih, sedang sapi lainnya berkulit hitam. Tentu mudah bukan mencarinya?

Jadikan produkmu memiliki faktor pembeda yang membuat pelanggan tertarik.

3. Sabar

Sabar menjadi musuh utama para pebisnis awal. Biasanya, mereka ingin hasilnya instan dan langsung bisa beli ini itu dari hasil bisnis. Sabar dulu. Mungkin kamu buth waktu beberapa bulan untuk belajar dari kesalahan sehingga kamu jadi lebih baik. Tidak ada guru yang lebih baik daripada pengalaman dan kesalahan. Kalau kamu bisnis tapi belum pernah bikin kesalahan, maka kamu belum belajar dengan benar tentang bisnismu.

4. Kenali Pasar

Target pasar menjadi hal utama ketika kamu memulai bisnis. Target pasar juga menyesuaikan cara promosi dan cara bisnismu. Misal, kamu ingin berbisnis konveksi baju. Maka, kamu harus kenali pasarmu, misal mahasiswa. Maka, kamu harus banyak berkecimpung di media sosial sehingga mampu masuk ke dunia para mahasiswa yang sedang banyak-banyaknya memakai media sosial.

Misal lagi, kamu mau bisnis pertambangan. Maka, rasa-rasanya hampir tidak ada perusahaan tambang yang beriklan di televisi dan media sosial. Mereka hanya masuk ke dunia televisi atau media sosial mungkin hanya ketika mengadakan acara bakti sosial atau jalan sehat. Perusahaan pertambangan biasanya langsung berurusan dengan pemerintah dan regulasi setempat sehingga mereka hampir tidak pernah promosi via media.

 

Sudah punya rencana bisnis? Sebaik-baik bisnis adalah bisnis yang dijalankan, bukan direncanakan. Rencana memang perlu, tapi kebanyakan rencana tentu tidak baik. Pebisnis itu emang ga enak. Saat orang lain kerja sambil duduk-duduk ngopi di ruang AC, kita malah harus mondar-mandir, jungkir balik, dan parahnya, mungkin hasilnya juga belum kelihatan selama berbulan-bulan.

Jangan menyerah dulu. Jalan pebisnis sukses itu emang berliku. Gak bisa sehari semalam. Seribu langkah menuju kesuksesan dimulai dari 1 langkah pertama. Segeralah melangkah, sebelum orang lain melangkahimu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s