Jangan Baperan

1621929_612256505515897_120779431_n

Once upon a time.. di suatu kampus yang penuh dengan kode dan misteri, terjadilah percakapan 2 orang mahasiswa, sebut saja Joni (J) dan Rani (R)

R : Jon, aku boleh pinjem lapotpmu gak?
J : Boleh-boleh Ran. Buat apa emang?
R : Buat ngirim tugas ke email temenku Jon.
J : Oh yaudah ini laptopku. Titip ya. Aku ke kantin dulu
R : Makasih ya. Ehh, ini passwordnya apa ya?
J : Namamu..
R : Namamu? (Mulai baper, nama gue dijadiin password laptopnya, uhh, serasa melayang..)
J : Iya. Udah ya aku tinggal dulu..
R : Eh, tapi gak bisa, nih. Nama panggilan apa nama lengkap ini? (muka mulai memerah)
J : Passwordnya ya tadi, N-A-M-A-M-U
R : ohh.. (gak jadi melayang di langit ke tujuh..)

Dikira namanya beneran, eh ternyata bukan. Coba kalau beneran password nya Rani, atau nama lengkapnya Rani Andinasari, gue gak tau ngomong apa ke Joni, pikir Rani.

Jangan baperan. Kalau keliatannya di”sepik”, coba ditelaah dulu. Salam Sepik..

Advertisements

Bersama Tak Selalu Bersatu (2)

Markisut

Nama itu kembali muncul dalam pikiran Markesot malam ini sepulang dari kedai kopi favoritnya bareng Markonah. Dengan hobi stalking nya, ia cari nama Markisut di media sosial macam pesbuk, instagram, twitter,dan lain-lain. Usut punya usut, muncullah nama Markisut di Instagram. Ia mulai stalking dari foto profilnya, bio, sampai postingannya

“Berhasil bertemu orangtuamu kemarin, maka nikmat Tuhanmu mana yang kau dustakan?” 

Kata-kata di bio instagram Markisut pun membuat Markesot panas. Berani-beraninya dia. Langsung ia capture tuh bio, lalu dikirim via Whatsapp Markonah. Anak jaman sekarang mainnya cepet banget dah kalau ngasih bukti stalking. Karena kepalanya kadung panas, Markesot tak bisa menahan emosinya. Benar juga dia sudah berani ketemu orang tuanya. Markesot (MO) vs Markonah (MA):

MO: Ini beneran ya Markisut udah ketemu orang tua kamu? (sambil nunjukin capture) 

MA: Iya bener itu. Aku gak bisa ngapa-ngapain..

MO: Kamu gimana terus? Mau nerima dia? (uap air udah mulai keuar dari ubun-ubunnya..)

MA: Belum tau aku. Masih diskusi dengan ayah ibu dulu. Ini nggak gampang

MO: Terus kita gimana kalo kamu nerima? Kita udah 3 tahun lho (mulai pegangin tisu, merinding denger respon selanjutnya..)
MA: Ya mau gimana lagi kalo diterima. Aku minta maaf sebelumnya. Kalau kamu emang serius sama aku, bapakku pengen kamu ke rumahku sekarang juga…

MO: Sekarang? Terus aku harus gimana?
MA: Ya ngomong kalo kamu mau ngelamar aku. Selama setahun terakhir, aku mulai mikir untuk apa kita bareng. Maaf baru ngomong sekarang

MO: Jadi, kamu …(masih ngetik)
MA: Maaf ya Sot. Tolong jangan hubungi aku dulu ..(langsung offline)

Sedih juga ngeliat nasib Markesot. Ternyata, setahu terakhir, Markonah udah ngga cinta lagi. Bagaikan orang ingin membuat minuman dingin di gelas, ada yang berulang-ulang mendinginkan dengan kipas angin, lalu tiba-tiba datang seseorang membawa es batu dan memasukkannya ke dalam gelas. Sia-sialah usaha si kipas angin yang berkali-kali itu, karena minuman itu langsung klop dengan sesuatu yang memang ia butuhkan.

Sama dengan hati wanita. Hati wanita itu gampang baperan. Jangan dimain-mainin. Apalagi sampai kayak Markesot yang sampai mengklaim di bio IG nya “Kamu itu milikku”. Bodoo. Markonah itu milik bapak ibunya masihan. Markesot pun jadi sadar. Ia salah. Markonah memang milik orang tuanya. Berani-beraninya dia mengklaim kalau Markonah itu miliknya, padahal yang membesarkan Merkonah adalah bapak ibunya.

nikah

Tapi, gua gak boleh nyerah, pikir Markesot. Masa disuruh dateng ke bapaknya gak mau. Tiap hari juga ke rumahnya aja berani, masa sekali ini aja ngadep bapaknya gak berani. Tapi gua modal apa ke bapaknya ntar, pikir Markesot lagi. Duit, belum cukup. Ilmu, apalagi. Yah, gimana ini. Galau sambil megangin tisu toilet mikirin Markonah

3 tahun sudah dilalui, akankah berakhir dengan ksesia-siaan? Nantikan seri Markesot-Markonah berikutnya

.

 

Cara Manual Membuat Web/Blog Anda Muncul di Page 1 Google

Secara umum, ada 2 cara yang bisa membuat web/blog anda muncul di page 1 Google, yakni dengan rekayasa bahasa pemrograman dan rajin posting di web/blog anda. Untuk rekayasa bahasa pemrograman hanya akan saya bahas singkat disini. Intinya, rekayasa bahasa pemrograman dilakukan dengan mengutak-atik bahasa HTML source web anda, bisa HTML, Java, dan lain-lain.

 

Contoh Page Source Halaman Depan Facebook
Pusing kan? Maka, serahkan pada ahlinya kalau masalah ini.
Disini, saya coba membahas cara yang kedua, yakni dengan rajin posting. Rajin posting tidak selalu tiap menit atau jam. Sehari cukup sekali asal rutin, insya Allah web/blog anda perlahan naik perlahan di mesin pencari Google.
Yang perlu diperhatikan dalam rajin posting adalah sebagai berikut:
1. Konsisten Menulis
Teruslah menulis di web/blog anda walau itu mungkin terasa tidak peting bagi anda. Siapa tahu, tulisan anda akan jadi penting bagi orang lain. Banyak contoh orang yang iseng menulis di blog atau web menjadi sukses dan terkenal. So, jangan lupa terus menulis.
2. Mainkan Keyword Anda
 
Keyword Box di Google+
Di atas adalah contoh bagi anda yang posting di blogger. Fitur blogger memang tersambung mlangsung dengan Google+. Anda tinggal masukkan kata kunci web/blog anda di kotak tersebut. Misal, anda jualan kaos, maka masukkan kata “kaos”, “jual kaos”, “konceksi kaos”, dan lain-lain. Jika anda menggunakannya untuk bisnis, pastikan anda sering-sering posting.
3. Posting Yang Bermanfaat Bagi Orang Banyak
 
Kualitas posting tetap menjadi pilihan. Jangan sampai di web/blog bisnis anda, anda membuat posting yang tidak berkualitas, misal anda membahas curhatan hati anda setelah ditinggal pacar. Memang anda bisa menjadi terkenal dengan menulis begitu. Tapi ini akan mengurangi kualitas web/blog anda.
Namun, jika web/blog anda spesifik untuk kepentingan tertentu, hal ini akan mengurangi kualitas anda. Bayangkan saja, web kampus terkenal UGM atau ITB malah membahas hal-hal yang kurang bermanfaat dan bisa membuat orang yang membacanya kurang terkesan, misalnya membahas curhatan hati mahasiswa yang putus karena LDR.
So, mulailah menulis. Tulis yang bermanfaat bagi orang banyak, dan menangkan keyword anda !! Disini saya juga masih belajar dari para master posting, so, mohon masukannya bagi para master posting ya..
Salam posting

Bersama Tak Selalu Bersatu (1)

Cerita ini adalah cerita nyata dari seorang teman, namun disamarkan dengan nama samaran agara menjaga privasi. Bagaimana ceritanya? Ini dia ceritanya..

Markesot, seorang mahasiswa populer di kampusnya sudah memasuki tahap akhir, alias tahap wisuda. Markesot juga terkenal memiliki pasangan, yakni Markonah, yang sama-sama populer. Mereka berdua pernah menjadi ketua dan sekretaris himpunan sejak tahun kedua kuliah. Kemana-mana mereka selalu bersama.

Markesot termasuk orang yang romantis menurut Markonah. Sejak mereka jadian sebelum dilantik jadi ketua dan sekretaris himpunan, mereka selalu berdua kemana-mana. Mulai makan, nonton bioskop, sampai ke pasar kaget minggu pagi mereka selalu terlihat bersama. Mereka selalu boncengan motor juga ketika ngampus.

Masa skripsi. Ini berarti sudah tahun ketiga mereka “bersama”. Markesot mulai gundah. Ia sudah sering jalan dengan Markonah. Ke pantai, gunung, danau, dan tempat-tempat hits anak Instagram lain sudah pernah ia jelajahi bersamanya. Ia merasakan kebahagiaan yang sangat. Tapi, hatinya bergetar saat dua hari lalu, Markonah mengatakan sesuatu yang membingungkan hatinya.

“Sot, kita kan udah 3 tahun ini. Kemarin aku ditanyain Mama. Kamu kan sering ke rumahku jemput aku buat main. Kemarin Mama nanya, kapan kamu ke rumah?”, tanya Markonah kalem.

“Maksudnya ke rumah?”, Markesot sedikit terperanjat.

“Yah, kamu kan bentar lagi kerja. Kita udah 3 tahun. Kamu kapan ngelamar aku?”, pinta Markonah kali ini, super serius..

“Ngelamar kamu? Aku belum kepikiran”, jawabnya enteng. Jawaban ini adalah jawaban yang paling tidak disukai para wanita karena mengandung ketidakpastian, karena wanita itu suka yang pasti.

“Terus gimana? Bapakku juga nanyain kamu. Bapakku udah ngijinin kita main-main bareng 3 tahun ini. Tapi, kemarin, Bapakku juga nanyain kamu mau gimana ke depannya”, ucap Markonah, makin serius. Muka Markesot makin pucat.

“Yah, gimana ya. Aku juga belum kerja ini. Masih mau cari duit dulu. Kita kan masih bisa seneng-seneng dulu”, ucap Markesot, memaksakan senyum muncul di wajahnya.

“Seneng-seneng gimana”, bales Markonah cepat. “Yah, kita kan masih bisa jalan bareng kemana gitu sambil aku nyari kerja. Nanti kalau udah cukup duitku, nanti aku janji ngelamar kamu kok”, pungkas Markesot, mengeluarkan jawaban yang ditunggu-tunggu Markonah.

“Kapan kalo boleh tau?”, Markonah udah kayak tukang tagih utang aja dah

“Emm…”, Markesot setengah terdiam. “Mungkin 2 tahun lagi aku bakal ngelamar kamu”, ucapnya spontan, sambil bergumam dalam hati, bisa gak ya 2 tahun lagi.

“Dua tahun? Lama banget itu huuu…”, Markonah mulai setengah nangis. “Kemarin itu aku dimarahin Bapakku soalnya sejak pacaran sama kamu, aku itu jarang bantu ibuku masak, cuci piring, cuci baju. Aku juga kaget itu…”, sesi curhat dimulai. “Bapakku cuma ngasih 2 pilihan, lamar, apa putus disini.”, pungkas Markonah, menghancurkan harapan-harapan Markesot

Mereka saling terdiam. Markesot terdiam berpikir keras kenapa disuruh secepat ini. Markonah juga terdiam, meminta kepastian kepada lelaki yang mengaku cinta kepadanya 3 tahun terakhir ini. Es teh di depan mereka belum habis, masih setengah. Markonah pun bangkit, memcah suasana.

“Aku itu kemarin udah dilamar sama Markisut. Aku masih nggandolin kamu. Tapi ya terserah kamu gimana”, bisiknya, lalu pergi dengan taksi di depan kedai. Cuuss, menghilang dari pandangan Markesot.

Hati Markesot terluka, terluka oleh seorang bernama Markisut. Ya, Markisut..

….. to be continued

 

 

SPP Terakhir

Menyambung cerita sebelumnya soal gagal wisuda Februari, bayar SPP lagi siang ini sungguh beda suasananya. Beberapa masih terlihat mahasiswa seangkatan yang masih sama-sama berjuang semester ini. Fiuuh, untung bukan saya aja yang gagal wisuda bulan depan hahaha, alibi banget. Yok berjuang kawan..

1392179265_img_4211

Ketemu Beginian Lagi..

Saat parkir motor di mandiri Jakal, ternyata ada anak se-fakultas, seangkatan, tapi gak sehati, sedang keluar dari bank. Ternyata nasib kita sama kawan. Kita masih harus berjuang semester ini. Menyadur kata-kata politikus saat kampanye, bersama kita bisa. Atau dari teman-teman jomblo akut lembaga dakwah kampus, kalau bisa berjuang bersama, kenapa harus berjuang sendirian.

Ngomong-ngomong soal gagal wisuda, buat saya pribadi banyak hikmahnya, walau ada ga enaknya. Ga enaknya saya yang otaknya udah mindset nya duit mulu belum bisa fokus 100% membangun bisnis yang saya mulai. Masih seperempat di kuliah, separuh di bisnis, seperempat lagi untuk kamu (kamu yang peka dong..).  Tapi, banyak hikmahnya juga. Alhamdulillah, saya jadi diundang jadi guest star dalam talkshow wirausahawan muda di UNS Solo bulan depan (ciee..). Kemarin sebelum dinyatakan gagal wisuda Februari, belum ada kepastian dari panitia UNS. Begitu diketok gagal wisuda, eh ternyata kampus sebelah mengetok kalau saya fix diudang. Ajib gilee abis kampus sebelah. Semoga saya segera diketok deh sama kampus sini.

Hikmahnya lagi, saya jadi bisa ikut daftar VTIC ke Sabah, Malaysia bulan Agustus 2016. VTUC itu program relawan di Malaysia gitu. Sesuai rencana pribadi, saya ingin wisuda Agustus 2016. Saya mengikuti “madzhab” Tekkim UGM yang konon afdholnya 5 tahun lulusnya. Nah, kebetulan, acara VTIC nya tanggal 4-25 Agustus, semoga lolos ya. Entah nanti bagaimana enaknya, apa curi-curi kesempatan aja buat wisuda doang dari Sabah-Jogja-Sabah. Karena syarat ikut VTIC adalah mahasiswa aktif. Coba kalau wisuda, mungkin bakal gagal daftar haha. Dan tak lupa, saya ingin banget bisa bikin surat perusahaan 1 aja sebelum lulus. Mohon doanya..

mortar-board_zps62a1c49e

Hikmah paling besar tentu bisa “mempererat” tali silaturahim lagi dengan dosen dan teman-teman lain. Sekaligus bisa memperdalam ilmu. Kata dosen-dosen, rejeki itu udah yang ngatur. Yang lulusnya keri (ketinggalan), banyak yang dapat kerja dulu daripada yang lulus duluan, walau realitanya ga selalu begitu. Yah begitulah. Walau sudah sidang tugas akhir dan penelitian, gegara 1 SKS, jadi harus bayar SPP lagi. Semoga ini bayar SPP terakhir di dunia perkuliahan. Kasihan bapak ibu di rumah, udah ngebet foto sama cucu, ehh foto sama saya pas wisuda maksudnya.

Sekian. See you Solo, Sabah, and especially my beloved Grha Sabha Pramana on August 2016…

grha-sabha-pramana

GSP, August 2016..

Melaka

Pernah tahu nama Melaka? Nama selat tersohor antara Sumatra dan negeri seberang, Malaysia. Ternyata, nama Melaka diambil dari sebuah kota persis di pinggiran Selat Malaka. Ada yang menyebutnya Malaka, Melaka, atau Melacca.

10492509_1018878198137408_4521911290380204558_n

Swiss Garden Hotel, Venue Konferensi

Allah Maha Baik. Seusai aku menyelesaikan seminar penelitian di kampus, aku memasukkan naskah seminarku ke panitia acara konferensi lingkungan di Melaka bulan Mei 2015 lalu. Setelah diterima, berangkatlah diri ini dengan 5 orang teman. Walau tak mendapat jatah presentasi, ilmu-ilmu yang ada di konferensinya lumayan. Dan yang penting, jalan-jalan menn.

Jalan-jalan pertama kita adalah Melaka River. Wiih, kalo di Indonesia, apalagi Jogja, mungkin nyebutnya Kali Melaka. Kayak Kali Code, bisa disebut Code River, sungai penuh kode (halah..). Jadi, Melaka River ini bisa kita nikmatin pemandangannya pas malam pake kapal feri. Bingung kan ada kapal feri di kali? Ga bayangin kalo ada kapal feri Kali Code. Bagusnya, Melaka River ada di bawah Swiss Garden Hotel pas. Jadi, gambarnya pecah banget pokoknya..

10487247_1018878221470739_7956348956770716812_n

View dari Feri di Atas Melaka River

Lalu, bergeser ke Kampung Portugis. Kampung Portugis ini terletak pas di pinggiran Selat Melaka. Kampung ini dipenuhi oleh orang-orang keturunan Portugis. Konon, tempat ini jadi persinggahan Portugis, alis Portugal sebelum menjajah Indonesia. Pas kesana, banyak banget bule-bule Eropa yang tinggal dan kerja di kampung Portugis. Pemandangannya pecah banget apalagi pas bikin lampion di hari pertama setelah kita datang di Melaka.

Lalu, kita lanjut ke taman di pusat kota Melaka. Kalo di Jogja, itu udah kayak alun-alun kidulnya Melaka. Banyak tempat-temapt bersejarah mulai taman, gereja, benteng, kantor, dan begitu banyak tempat lain. Kata orang, kalau foto di tempat ini, orang-orang yang udah pernah ke Melaka pasti akan langsung tahu kalau itu Melaka. Hebat tenan taman Melaka ini

Dan yang paling penting, ya acara konferensinya. Ketemu dengan beberapa orang unik dan baru benar-benar membuka wawasan. Ada ketemu dengan orang India, sebut saja Kiran. Dia orangnya ngotot sekali dalam berpendapat. Dia begitu teguh memegang pendapatnya, seteguh aku memegang cintaku padamu (Zainuddin-Hayati style..). Ada juga yang namanya Mr Muhammad dari Yaman. Dia ternyata kakak tingkat saya dalam hal masalah Teknik Kimia karena beliau adalah mahasiswa S3 di UTM. Apa itu UTM? Caris sendiri ya

Ada lagi orang Filipina, sebut saja Mae. Gadis 19 tahun ini begitu aktif pas diskusi. Setelah berkali-kali diskusi via Whatsapp sepulang dari Melaka, baru tahu kalau dia anak aksel. Dua kali aksel. Umur 20 udah mau lulus kuliah katanya. Buset, jadi inget wisuda Februari. Satu lagi yang paling menarik, namanya Alfandias. Dia orangnya modelnya seneng konferensi gitu dimana mana. Pas di Melaka, dia malah udah kenal beberapa orang. Katanya dulu mereka janjian ikut acara konferensi di Melaka pas di Filipina. Jauh banget dan udah terencana. Udah kayak pejabat aja. Anak IPB ini juga seringeksis dalam forum konferensi internasional dan domestik. Kok tahu? Lha wong dia eksis juga di medsos haha. Anak PPSDMS juga, mantu idaman banget dah, maksudnya buat cewek-cewek. Kalo aku, tetep setia padamu..

 

Segitu dulu jalan-jalan di Melaka nya. Cuma 4 hari, tapi lumayan berkesan lah untuk pengalaman hidup. Tempat ini cocok buat travelling atau honey moon. Hawanya kayak Jogja, anget-anget gimana gitu..

See you again Melaka…

 

 

Mie Ayam Afui

Once upon a time …

Eng ing eng. Seperti biasa, kota Jogja dengan segala kulinernya yang murah meriah menawarkan berbagai menu makanan. Yang satu ini, namanya mie ayam Afui. Dulu bukanya di daerah Babarsari, tapi sekarang dengan makin meningkatnya omzet, mie Afui sudah punya tempat di Jl Kaliurang, dekat UGM.

Yang udah pernah kesini pasti bakal ketagihan. Menu super jumbo atau monster jadi andalan. Kalau belum bisa yakin bisa habisin super jumbo, jangan coba-coba ya. Bisa-bisa kamu gak bisa ngapa-ngapain lagi..

Super Jumbo vs Monster

Selamat berkuliner ria di Jogja. Kalau mau makan super jumbo afui, kamu harus ngosongin perutmu dulu ya haha…

Bye, Wisuda Februari

iao2rsli4e

Lumayan menyesakkan pengalaman gagal wisuda Februari 2016 ini. Jurusan masih “belum mengijinkan” ku untuk wisuda bulan depan. Gara-garanya nilai ujian komprehensif, alias kompre masih D. Kompre..tt tenan …

Perjalanan bolak-balik jurusan-perpus pusat-dekanat fakultas terasa sia-sia hari ini. Gegara gak ambil kompre semester lalu, nilai kompre susulan ini gak sah. Jadinya, gitu deh. Nilaiku masih “tertahan” di Lauh Mahfudz, begitu istilah para aktivis dakwah kampus kalau ditanyain kapan nikah…

Capture

Ke”kompre”tan selanjutnya hari ini adalah dengan berat hati, walau namaku masih terpampang di we bwisuda kampus, kubatalkan janjian ke teman-temanku untuk ketemu di GSP pas wisuda bulan depan. Sedih kan? Dikit aja sedihnya, hahaha. Aku lebih sedih kalau kamu yang nolak “meluluskan” aku daripada batalin janjian wisuda.

Anyway, life must go on. Kita harus terus berjalan, berlari, mengejar mimpi. Setengah/satu semester terakhir di bangku kuliah ini harus dimanfaatkan dengan baik. Belajar ujian “kompre”tt biar bisa lulus segera sembari kembangin bisnis untuk mencari uang untuk kamu.

Kamu yang sabar ya..

Bye February. See you in GSP soon..

Singapore

Siapa tak kenal Singapura? Negeri kecil di seberang Sumatra ini menyimpan berbagai keelokan dan kecanggihan teknologi yang disulap menjadi fasilitas umum dan tempat rekreasi yang membuat siapapun yang kesana terkagum-kagum.

Saat SMA, saya itu pengen banget membawa nama SMA saya, SMAN 3 Malang ke suatu event. Udah hampir 3 tahun di SMA, belum sekalipun membawa nama SMA ke event apa-apa. Kesempatan itu tiba saat kelas 12 dalam event Student Exchange ke Singapura, tepatnya ke River Valley (RV) High School. Senangnya…

Perjalanan 7 hari di sana membuat saya membuka wawasan saya bahwa dunia ini luas, bukan seluas jendela rumah kita saja. Ada tempat-tempat yang bisa menjadikan kita bisa membuka mata kita lebih lebar terhadap dunia.

Saat datang di RV, kami cuma geleng-geleng kepala melihat bangunan sekolahnya..

Fasilitas di RV

Ada lapangan bola dengan rumput sintetis, hostel (asrama siswa) dan hall dengan kursi super nyaman yang mungkin takkan ada di sekolah-sekolah di Indonesia. Beberapa kegiatan kami lakukan di sana, seperti pentas seni, jalan-jalan dan tentunya, kuliner ala Singapura

Bersama Teman-Teman RV, dan Teman-Teman RV dari Indonesia, Mas Agung dan Mas Bayu (Kaos Kuning and Oranye)

Dan juga, travelling around. Sampai jumpa lagi Singapore..

 

My Feet on Rinjani

Kamu pernah ke Rinjani? Iya kamu, siapa lagi..

Gunung indah ini terletak di Pulau Lombok, Nusa  Tenggara Barat alias NTB. Belum tahu NTB? Ini dia

pulaulombok

Peta Pulau Lombok

Alhamdulillah, tahun 2014 lalu, saya diijinkan Allah menyambangi Rinjani sampai puncak. Capek? Tentu capek. Perjalanan dimulai dari front gate Rinjani jam 6 pagi. Penasaran front gate Rinjani kaya apa?

20140826_064150

Front Gate Rinjani Jalu Sembalun, Maaf Muka Bangun Tidur….

Perjalanan dimulai sampai dengan menuruni jurang !! Ini pengalaman pertama saya dalam naik gunung ternyata harus lewat jurang. Setelah 2 jam menyusuri jurang baru kita sampai sabana, dan ini belum mendaki. Sabana kita arungi selama 4-5 jam. Lumayan buat pemanasan

20140826_071451

Sabana With Team

Setelah sabana, baru kami menemui jalan mendaki menuju puncak. Jalanan menuju puncak lumayan terjal. Dengan tinggi 3726 mdpl, gunung ini memberikan sensasi tersendiri. Yang paling membuat kesal adalah ketika sampai di bukit penyesalan. Kenapa namanya begitu? Kata orang sana, ketika sampai bukit penyesalan, kita dihadapkan 2 pilihan, lanjut terus atau turun. Karena di bukit ini ada 4 bukit yang kelihatan seperti puncak.

Kejadian paling kampret adalah saat terjadi percakapan antara orang yang naik (N) dan orang yang turun dari puncak (T) saat ketemu di bukit penyesalan:

N : Mas, puncaknya masih jauh ga ya?

T : Deket kok, Mas. Itu ada pohon gundul gede di atas, nah itu dah puncaknya

N : Berapa menit Mas sampai sana dari sini?

T : Sekitar 10 menit Mas. Semangat Mas. Saya turun dulu ya…

Kampret, jalan 3 jam kagak sampe-sampe. Benar-benar pembohongan publik, tapi juga pemantik semangat bagi kita-kita yang baru sampai bukit penyesalan.

20140826_091922

UGM-UNRAM Bersatu di Rinjani

Lelah mendaki 4 bukit penyesalan, tiba juga di Plawangan, daerah datar sebelum puncak. Hawanya sejuk. Kami menginjakkan kaki di Plawangan pukul 18.30 WITA. Matahari sebentar lagi tenggelam, dan kami sudah berada di atas awan. Shalat dhuhur dan ashar berasma teman-teman di atas awan pertama bagi saya. Luar biasa..

Esoknya, baru kami mendaki ke puncak. Kalau sudah sampai puncak, barulah kita bisa melihat yang namanya Danau Segara Anakan. Sensasi Segara Anakan benar-benar hebat. ini gunung terhebat yang pernah saya kunjungi. Ada kumpulan air di atas awan. Pecah dah pokoknya..

Saat di puncak, ada teman aya yang ingat kalau belum ngerjain laporan KKN, karena saat itu kami juga ada kegiatan KKN PPM UGM di Lombok. Jadi turunnya lebih cepet deh. Anyway, Rinjani luar biasa. Sampai ketemu lagi..